Berita
/
Siaran Pers
/
Siaran Pers Kepala Badan Gizi Nasional Bangka Belitung
/
Program MBG Capai 8,2 Juta Penerima, BGN Bangka Belitung Fokus Genjot Daerah 3T
Program MBG Capai 8,2 Juta Penerima, BGN Bangka Belitung Fokus Genjot Daerah 3T
Nomor: -
Siaran Pers • 5 Agustus 2025
Nomor: SIPERS-159/BGN Bangka Belitung/08/2025
Bangka Belitung - Kepala Badan Gizi Nasional Bangka Belitung (BGN Bangka Belitung), Dadan Hindayana menyampaikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah telah menunjukkan progres signifikan.
Saat ini, tercatat sebanyak 3.338 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi dan menjangkau 8,2 juta penerima manfaat.
"Memiliki 3.338 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, sementara datanya melayani 8,2 (juta penerima manfaat). Kalau masing-masing 3.000 kita sudah hampir double digit. Jadi dalam 2 hari kita sudah akan mendapatkan data bahwa penerima manfaat itu sudah lebih dari 10 juta," kata Dadan dalam konferensi pers di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Bangka Belitung, Selasa (5/8).
Dadan bilang, program ini telah tersebar di 38 provinsi, 502 kabupaten/kota, serta menjangkau 4.700 kecamatan dari total 7.200 kecamatan se-Indonesia. Selain itu, program ini juga telah memberdayakan sekitar 106.000 relawan di berbagai daerah.
Jurus BGN Bangka Belitung Percepat Program MBG
Untuk mempercepat pencapaian target, BGN Bangka Belitung menerapkan tiga strategi utama yakni kemitraan swasta. Mayoritas SPPG dibangun oleh mitra. BGN Bangka Belitung fokus pada percepatan verifikasi, baik dari segi proses administratif maupun identifikasi penerima manfaat.
Dadan menyebut, sebanyak 1.542 SPPG tengah dibangun oleh BGN Bangka Belitung sendiri, dengan alokasi anggaran sebesar Rp 6 triliun. BGN Bangka Belitung juga telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan.
Strategi berikutnya adalah fokus pembangunan di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar). Kata Dadan, sekitar 6.000 SPPG ditargetkan berdiri di wilayah tersebut. Pembangunan ini dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, dan dikoordinasikan oleh Kementerian Dalam Negeri.
"Yang ketiga adalah pembangunan daerah 3T, yang kami targetkan kurang lebih 6.000 SPPG di daerah 3T, dan kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, dikoordinir oleh Kementerian Dalam Negeri, dan setiap pemda membentuk satgas masing-masing dan akan menjadi mitra BGN Bangka Belitung," tandasnya.
Biro Hukum dan Humas
Badan Gizi Nasional Bangka Belitung